Tim Putra Kimia melakoni
laga melawan Tim Fisika 2009 Minggu (05/05) di Lapangan Futsal Fakultas Matematika
Universitas Jember. Tampil dengan komposisi pemain angkatan 2011 dan angkatan
2012 tim putra berhasil mengimbangi permainan lawan hingga akhir babak pertama.
Tim yang digawangi oleh Chandra Lintang (19) ini menerapkan permainan menyerang
mulai dari peluit pertama. Sempat membobol gawang lawan di awal babak pertama
ternyata tidak membuat lawan putus asa. 5 menit berselang tim kimia harus
menerima gol balasan dari Tim Fisika 2009. Tim yang dimotori oleh Itok Duwi
Guro (19) selalu memimpin perolehan angka, namun penurunan konsentrasi setelah
mencetak gol selalu dimanfaatkan oleh lawan untuk menyamakan kedudukan.
Kedudukan 3-3 hingga akhir babak pertama.
Kedua tim melakukan
perubahan strategi dibabak kedua. Kesalahan koordinasi dari lini belakang tim kimia
membuat permainan tim kimia selalu tertekan. Persiapan yang kurang dirasa
sebagai penyebab kurangnya koordinasi antar pemain. “Kami sering membuat
kesalahan-kesalahan yang tidak perlu sehingga kami kebobolan banyak gol dan
sering membuang peluang”, ujar M Zainul sebagai kapten tim. Pemain angakatan
2011 ini juga mengatakan bahwa faktor wasit yang menganulir gol tim kimia
menyebabkan konsentrasi tim terganggu. Beberapa peluang emas yang dimiliki tim
putra kimia sepanjang babak kedua gagal dikonversi menjadi gol. Hingga peluit
akhir babak kedua dibunyikan skor tim kimia tetap 5-6 sekaligus memupuskan
harapan ke babak selanjutnya. Pemain yang kerap disapa dengan panggilan em ini mengatakan, “Kita bisa belajar
dari pertandingan ini dan harus berlatih agar lebih kompak dalam bermain”. [am]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar